sam fikrul hakim review & point of view

Month: June, 2010

Curug Siliwangi Gunung Puntang

June 16, 2010

Tim ekspedisi :travel

DSC_0061_resize

DSC_0156_resizenampang dolo ya :ngakaks

yok ah jalan :linux1:

DSC_0195_resize

DSC_0235_resize

DSC_0236_resize

DSC_0240_resize

DSC_0253_resize

sampe juga setelah jalan sejam

DSC_0280_resize

DSC_0295_resize

aduh celana gw bolong :malu:

DSC_0296_resize

cakep yak curugnya

DSC_0323_resize

mari kita mandiiiii :wowcantik

DSC_0383_resize

dingin anjir, udahan cuk, rokokan sik

DSC_0412_resize

Film Horror Favorit Saya …

June 6, 2010

Entah sejak kapan gw mulai demen nonton film horror. Kalo di ingat ingat pertama kali nonton film horror jaman smp sekitar tahun 2002, judul filmnya The Eye (2002), dapet info film ini dari Cinema Cinema di RCTI. Sejak itu ampe sekarang gw tetep jadi penikmat film horror, walaupun baru sedikit yang di tonton, ada beberapa judul yang berkesan banget. Berikut beberapa judul film horror favorit di urutkan berdasarkan tahun produksi …

EL ORFANATO / THE ORPHANAGE (2007)

The Orphanage

Jarang banget ada tontonan yang bikin gw bilang “ngeri”, atmosfer horror yang begitu mengganggu dengan sangat indah dibuat. Film ini benar benar menyerap penonton kedalam suasana panti asuhan yang menyeramkan dengan rahasia tempat berhantunya dan masalah – masalah dimasa lalunya. Ceritanya diceritakan dengan sangat baik dan gw sangat puas setelah menonton film ini. Puas disini tidak hanya karena film ini menakutkan, tapi ceritanya memang menarik dan berbeda yang dengan sempurna di gambarkan.

The Orphanage dibuat dengan sangat “stylish” dengan akting yang sangat baik di setiap peran. Mood penonton diarahkan dengan penggunaan musik pada adegannya untuk memberikan intensitas dan menghipnotis penonton. Tidak ada sesuatu yang mengagetkan atau gore di film, ini adalah cerita horror gaya lama dengan sentuhan modern yang sangat baik. Bukan film horror terseram yang pernah gw tonton, tapi film ini bakalan memberikan sesuatu yang “mengganggu” dengan cinematography-nya yang indah. Recommended banget!

THE MESSENGERS (2007)

The Messengers

The Messengers adalah tipikal film horror yang biasa kita tonton. Rumah berhantu di daerah antah berantah, hantu yang tampak menyeramkan dan anak – anak yang ketakutan namun di abaikan oleh orang dewasa ketika anak – anak menceritakan perihal hantu tersebut. Tapi entah kenapa film ini dapat sukses dengan tipikalnya yang umum seperti ini? Akting dan penyutradaraan yang baik, penggunaan special effects yang sesuai dan ide menarik di balik cerita film bersatu dan sukses memberikan kita “perasaan takut” dari sebuah film horror yang baik. Film ini sangat pas di tonton sendirian sambil bersantai di malam hari :D

NOROI : THE CURSE (2005)

Noroi Cover

Salah satu film yang sukses bikin gw penasaran. Noroi berfokus pada cerita seorang jurnalis yang menginvestigasi fenomena paranormal. Film dibuat dengan gaya dokumenter yang sangat nyata, digabungkan dengan cuplikan dari berita dan acara televisi, kita seperti mengikuti seseorang yang secara perlahan berusaha menguak misteri dibelakang semua kejadian supernatural yang akhirnya mengarah pada sebuah legenda tua dan kota yang di kutuk. Satu yang bikin berkesan adalah topeng yang di pakai pas acara ritual ..

Noroi_Ritual_Kagutaba_1Noroi_Ritual_Kagutaba_2

Sangar kan?? Film ini bakal bikin kita ga bisa ngalihin perhatian dari layar. Cara berceritanya membuat kita terikat, seperti menyusun puzzle bersama si jurnalis di film ini. Atmosfir musik yang mengerikan di gabungkan dengan adegan menyeramkan yang melibatkan simbol dan gambar aneh di latar belakang akan membuat orang takut sekaligus penasaran. Kita diperlihatkan hal hal aneh di sana sini yang memaksa kita untuk memberikan perhatian pada setiap detail, karena pada dasarnya ini adalah film investigasi. Pokoknya film ini akan membuat kita menonton ulang adegan tertentu karena penasaran :D.

SHUTTER (2004)

Shutter

Motivasi yang sering digunakan di banyak film horror adalah balas dendam. Film ini tidak menawarkan sesuatu yang baru, menggunakan fenomena fotografi ROH sebagai pemicu cerita, Shutter menawarkan sesuatu yang menakutkan, rasa bersalah, penipuan dan pada akhirnya balas dendam dari ROH penasaran. Salah satu hal yang bagus bagi penonton, pembuat film sangat serius dalam menggarap cerita, tidak ada karakter lucu atau situasi konyol. Hantu terlihat hanya sekilas hampir sepanjang paruh pertama film. Hal ini membuat kita menebak nebak apa yang sedang terjadi, belum lagi misteri bayangan aneh pada foto-foto. Petunjuk ditampilkan samar, ketika akhirnya misteri ini terbongkar sutradara memperlihatkan kita sekilas adegan sebelumnya sehingga kita dapat melihat potongan-potongan yang mengarah pada misteri tersebut. Penyutradaraan yang “stylish” dan menarik akan membuat kita tidak nyaman namun penasaran.

Meskipun memiliki beberapa kekurangan kecil, Tetap saja Shutter adalah cerita horror yang mengerikan dan menyeramkan, disajikan dengan sangat baik, di dukung dengan ide menarik dan peran karakter yang kuat, Shutter adalah film horror asia yang booming di tahunnya. Menonton film ini akan menjadi sebuah pengalaman yang mengerikan sekaligus mengganggu.

JANGHWA, HONGRYEON / A TALE OF TWO SISTERS (2003)

A Tale of Two Sister

A Tale of Two Sisters dianggap sebagai salah satu film horror asia terbaik beberapa tahun belakangan ini dan telah di remake ke versi hollywood dengan judul The Uninvited (2009). Bila kita membaca sinopsisnya, plot dan ide dasar cerita ini terlihat biasa saja, namun film ini tetap sukses, bukan karena aspek supernaturalnya melainkan karena sisi psikologis menarik mengenai duka dan kesedihan di film ini.

Tapi tetap ini adalah sebuah film horror, ada beberapa adegan menakutkan di dalamnya, dan hal ini kompleks, plot ambigu yang ada di pikiran yang dapat memberikan interpretasi yang berbeda. Sebuah film yang sangat bagus, menginspirasi, dan akan membuat kita menonton ulang beberapa adegan untuk mencari tahu misteri menarik dan petunjuk yang sulit dipahami. Berbeda jauh dengan trik murahan yang biasa ada di film horror. Secara keseluruhan, A Tale of Two Sisters sangat bagus, film dengan atmosfer kesedihan yang melankolis yang memaksa kita untuk mengerutkan dahi.

JU ON / THE GRUDGE (2002)

Ju On

Ingat gak mimpi buruk kita semasa kecil? kita takut gelap, sendirian malam hari di tempat tidur, sosok bayangan yang mengintai di sudut ruangan, sesuatu di bawah tempat tidur, suara aneh di luar pintu atau takut sendirian ke kamar mandi di malam hari? Hal hal ini membuat kita yang sekarang ini percaya bahwa kita tidak sendirian, sesuatu yang nyata ada disana dengan kita, membuat kita ketakutan. Inilah inti dari horror yang ada di JU ON, salah satu film horror terbaik yang pernah dibuat yang akan memberikan rasa mengganggu yang luar bisa.

Meskipun cerita bukanlah sebuah point yang kuat di film ini, karya yang penuh teka-teki ini diisi dengan rentetan pencitraan yang menyeramkan, sangat jelas, namun membingungkan. Beberapa manifestais supernatural (semisal hantu wanita dengan rambut hitam panjang menutupi muka) mengingatkan pada karakter sadako Ringu (1998) . Tanpa menggunakan narasi yang kuat dan lebih mengutamakan meperlihatkan “ancaman” yang “tak terlihat” kepada penonton sehingga secara perlahan membangun klimaks yang menegangkan. Dengan mengabaikan struktur naratif umum, justru menggunakan cara pendekatan episodik, pergeseran sudut pandang karakter yang muncul di tiap episode harus berurusan dengan “kutukan” yang membuat mereka bertemu dengan ROH penasaran yang menghantui sebuah apartemen. Tiap episode menggunakan nama karakter utama sebagai judul, setelah karakter itu selesai dengan “urusannya” kita diperkenalkan dengan karakter baru. Episodenya melompat maju mundur, ada link narasi yang tidak bertemu antar episode, namun kita akan memahami keseluruhan cerita sedikit demi sedikit pada akhir film. Dengan karakter protagonis yang tidak jelas, film ini lebih banyak menghabiskan waktu pada aspek “menghantui” nya, mengabaikan karakterisasi dan pejelasan yang rinci.

THE BLAIR WITCH PROJECT (1999)

The Blair Witch Project

Film budget rendah yang sederhana namun di garap dengan cerdik. The Blair Witch Project adalah film dengan gaya dokumenter mengenai pencarian ROH Penyihir Legendaris yang di kabarkan menghantui sebuah HUTAN di rural Maryland. Penonton akan merasa takut karena realisme film yang banyak menampilkan improvisasi dialog, pencahayaan alami, pengambilan gambar yang bergoyang dan suara berisik menyeramkan yang sangat menggambarkan “sesuatu yang menyeramkan di malam hari”. Belum lagi Buat gw film horror gaya dokumenter model Paranormal Activity dll jauh dahh .. yang gembar gembor bilang Paranormal Activity serem banget cobain lah nonton “MBAH” nya dulu :D

RINGU (1998)

Ringu

Ketika banyak film menampilkan slasher dan monster yang membuat kita shock dengan hal hal yang menjijikan, Ringu meciptakan rasa teror yang akan lama tertinggal bersama kita setelah menonton. Tanpa menggunakan sesuatu yang mengagetkan atau efek menjijikan yang biasa ada di film horror, Ringu justru memanfaatkan rasa takut alami kita akan hal hal yang tidak kita ketahui dan memanfaatkan teror dari hal sehari – hari yang secara perlahan akan membangun ketegangan dan ketakutan kita. Sudut kamera yang mantap, pertunjukan yang terkendali, kebisuan yang panjang dan desain suara yang mengerikan semua bergabung menghasilkan dan menghasilkan sensasi mimpi buruk dan kegelisahan yang tidak dapat dijelaskan, hanya dialami. Film horror dengan akting, cerita dan penggarapan yang mantap.

THE EXORCIST (1973)
The Exorcist

Ga usah banyak tanya tentang film yang satu ini. The Exorcist di anggap sebagai film horror paling menyeramkan #1 sepanjang masa. Meskipun film ini termasuk jadul :D, tapi film ini ga akan kekurangan “power” nya untuk menakuti anda. Anda tidak akan tahu apa yang harus di lakukan setelah mendengar “suara teror” itu. Buat yang dah nonton pasti tahu “suara teror” yang gw maksud. Beberapa penggemar film horror mengatakan benar benar membuat tulang belakang kesemutan … LOL

*Tonton film ini sendiran, bakalan maknyus.